Filosofi Langit

Gambar terkait

Salah satu bentuk indahnya kekuasaan Tuhan yang dapat kita lihat dengan nyata, yaitu langit. Ketika saya merasa lelah, saya merasa penat karena beban pikiran, beban pekerjaan yang begitu mengganggu. Saya selalu keluar untuk melihat langit, menyejukkan maka sekali pemandangan yang begitu indah, menenangkan. Pernah kalian terpikir apa pelajaran yang bisa kita dapat dari langit dengan begitu luas dan keindahan yang dimilikinya?

Belajar sedehana dari langit.
Langit gak butuh warna warni untuk membuatnya terlihat cantik, cukup warna biru dan putih udah membuatnya menawan.

Belajar seimbang dari langit.
Langit itu seimbang, dan hanya dia yang bisa seimbang dengan porsinya.
Seimbang antara malam dan siang. Sesuai waktu dan porsi aturan main.

Belajar teguh dari langit.
Walau saya bukan dari anak geografi, tapi saya tau panasnya suhu matahari itu panas sekali. Teguh kokoh menjulang untuk menyaring panasnya matahari hingga hangat ketika sampai di bumi.

Belajar ikhlas dari langit.
Burung burung bebas terbang di langit tanpa ada pajak yang harus dibayar oleh para burung. Hehe

Belajar marah bermanfaat dari langit.
Walau awalnya mengeluarkan gemuruh menakutkan namun setelah itu hujan datang menebar manfaat untuk bumi.

Belajar "sesudah kesulitan ada kemudahan"
Yakin setelah datangnya hujan, ada pelangi menawan mananti di langit sana.


Kita berpetualang di jagat alam langit, bertemu dengan cahaya bintang dan bulan, bertemu dengan manisnya pelangi setelah hujan, bertemu dengan gemuruhnya petir, bertemu dengan hangatnya cahaya matahari, bertemu dengan indahnya suara kepakan sayap dan bertemu dalam lembut serta putihnya awan. Terima kasi untuk Sang Pemilik Alam Langit, Tuhan YME.
Filosofi Langit Filosofi Langit Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 7:27 PM Rating: 5

Kutipan Pramoedya Ananta Toer Tentang Kemanusiaan Yang Paling Terkenal Inspiratif

Nama Pramoedya Ananta Toer jelas menjadi salah satu bagian penting dari rekam jejak sastra Indonesia. Meski sempat menjalani masa tahanan di Pulau Buru karena dituding sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI), namun Pram tidak begitu saja menyerah pada keadaan.

Tetralogi Buru yang mahsyur itu bahkan jadi saksi bahwa teralis besi tidak mampu membungkam hasrat menulisnya. Sastrawan yang sempat diisukan masuk nominasi Nobel di bidang sastra ini bahkan terus berjuang dengan pena untuk mengajarkan pada setiap pembacanya bahwa rasa kemanusiaan itu amat penting. Berikut ini ada lima kutipannya yang paling terkenal dan amat inspiratif.

"Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan"

Dalam bukunya yang berjudul Bumi Manusia, kutipan di atas diucapkan oleh tokoh Jean kepada Minke. Kalimat itu mungkin terlihat sederhana, namun tak bisa dipungkiri bahwa maknanya amat dalam. Jika kita renungkan, adil dalam pikiran berarti konsisten dalam konteks dan keputusan.
Menurut Pramoedya Ananta Toer, adil itu seharusnya sudah sejak dalam pikiran (istimewa)

Seseorang terpelajar harus bisa memilah apa yang benar dan salah, bukan berdasarkan apa yang disuka atau dibenci. Kalau hal ini diterapkan, niscaya tidak ada lagi korupsi, suap-menyuap, dan tindakan melawan hukum lainnya karena tingginya kesadaran untuk berlaku adil sejak dalam pikiran sekalipun.

"Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit."

Benar kata Pram, dunia ini bergerak dengan keseimbangannya sendiri. Oleh karenanya, tidak baik bila kita hanya meratapi saja permasalahan atau kegagalan yang menimpa kita tanpa mengingat sedikitpun kebahagiaan yang pernah kita rasakan.

Pram meyakini bahwa kehidupan ini harus berjalan seimbang antara yang sedih dan bahagia (youtube)

Begitu pula sebaliknya. Meski kita dikaruniai hidup yang bahagia dan seolah tidak memiliki permasalahan apapun, kita tak boleh melupakan keberadaan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Hanya dari timbal balik itulah kita bisa meraih keseimbangan hidup.

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah"


Melalui kalimat di atas, Pram mengingatkan para cerdik pandai untuk selalu membagikan ilmunya melalui analogi menulis. Sungguh tak ada gunanya kita memiliki kecerdasan yang luar biasa tanpa pernah mengamalkannya. Padahal, jelas ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari membagikan pengetahuan.

Jasad boleh hancur ditelan bumi, tapi tulisan kita akan selalu hidup di keabadian (youtube)

Ingatlah bahwa tidak akan habis suatu ilmu karena dibagikan. Ia justru akan terus bertambah dan berkembang sehingga baik dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Oleh karenanya, Pram dengan tegas menyindir orang-orang yang berpandangan sempit akan hilang ditelan masyarakat dan tidak jadi bagian dari sejarah.

"Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas"


Sungguh, kutipan satu ini amat tepat untuk diterapkan pada masa-masa sekarang ini. Seperti kita tahu, banyak cerdik cendekia yang meraih posisi penting dalam tatanan pemerintah justru menggunakan kekuasaannya untuk terus mengeruk kekayaan tanpa memikirkan orang lain.

Semakin cerdas seseorang, seharusnya ia semakin mengamalkan ilmu padi: makin berisi makin merunduk (idealiststyle.com)

Jelas ini adalah sikap yang harus kita hindari. Seharusnya, semakin tinggi ilmu yang kita miliki justru disedekahkan untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan orang-orang yang kurang beruntung agar hidupnya bisa segera membaik.

"Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara"

Seseorang mungkin tidak mendapatkan sesuatu kesuksesan dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya pada kemanusiaan.

Saat seseorang mengabdikan dirinya untuk kemanusiaan, orang akan mengenang jasanya sepanjang sejarah peradaban (colombiainforma.info)

Sebagai contoh, lihatlah tokoh-tokoh besar macam Mahatma Gandhi, Nelson Mandela, Bunda Theresa, dan masih banyak lainnya. Mereka semua akan selalu dikenang oleh umat manusia karena sumbangannya pada kemanusiaan, bukan berdasarkan pada status sosial atau pekerjaannya.

source : https://www.inovasee.com/5-kutipan-pramoedya-tentang-kemanusiaan-32220/
Kutipan Pramoedya Ananta Toer Tentang Kemanusiaan Yang Paling Terkenal Inspiratif Kutipan Pramoedya Ananta Toer Tentang Kemanusiaan Yang Paling Terkenal Inspiratif Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 8:12 AM Rating: 5

Kelebihan yang dimiliki Google+ dibandingkan Facebook dan Twitter

Hasil gambar untuk google plus

Meskipun masih kalah pamor dengan Facebook dan Twitter, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba mendaftar di Google+ dan aktif memanfaatkan berbagai fiturnya di sana. Jika belum yakin, simak 20 kelebihan Google+ berikut ini.
  • Jika Anda sudah menggunakan Gmail, Google Docs, Picasa atau fitur Google yang lain, Anda bisa memanfaatkan semuanya secara lebih efektif dan efisien.
  • Circle atau Lingkaran adalah cara termudah mengatur daftar pertemanan Anda.
  • Tampilan Google+ mobile juga tampak sempurna dengan desain yang apik, terutama apabila Anda adalah pengguna smartphone berbasis Android.
  • Ada fitur Data Liberation pada Google yang memudahkan Anda 'mengemas' data dan membawanya kemana-mana.
  • Menandai foto atau photo tagging pun lebih bersifat pribadi dan bisa diatur mengenai bentuk penyebarannya.
  • Fitur Hangout pada Google+ seperti chatroom yang juga bisa Anda gunakan untuk membagikan dokumen.
  • Pengaturan privasi yang ditawarkan Google+ lebih terperinci dan jelas.
  • Pengaturan profil juga lebih simpel namun elegan.
  • Google memiliki Chrome, situs pencarian yang tidak dimiliki Facebook atau Twitter.
  • Layaknya Twitter, Google+ memiliki data trending topic.
  • Sistem pencarian pada Google+ pun lebih baik karena memang tujuan utama Google adalah membangun sistem pencarian yang nyaris sempurna.
  • Tampilan notification atau pemberitahuan pada Google+ tetap bisa Anda terima selama Anda terhubung dengan Google meskipun Anda tidak membuka situs Google+ secara langsung.
  • Bosan dengan permintaan pertemanan yang masuk? Well, di Google+ Anda tidak akan mengalami hal itu.
  • Beberapa orang mengaku tampilan Facebook semakin berat dan memakan banyak bandwith. Jika benar demikian, mungkin sudah saatnya Anda mencoba Google+ karena tampil lebih ringan.
  • Google+ akan segera merilis fitur iklan yang tentunya lebih 'ramah' dilihat mata.
  • Sama seperti permintaan teman, permintaan games di Facebook juga mulai menyebalkan. Di Google+ hal tersebut tidak akan terjadi.
  • Google+ mengizinkan Anda membagi postingan dengan aturan privasi yang langsung bisa Anda pilih saat itu juga.
  • Sisi positif lain dari Google+ adalah meningkatkan visibilitas dan peringkat untuk kepentingan bisnis.
  • Anda juga bisa menyembunyikan postingan teman Anda di Google+ apabila Anda tidak terlalu menyukainya.
  • Terakhir, Google+ menawarkan tampilan galeri foto yang lebih keren, unggahan yang lebih mudah, dan bisa diakses juga melalui G+ mobile.

Pengguna Google+ yang mencapai 100 juta orang memang masih kalah jauh dibandingkan Facebook yang memiliki 800 juta pengguna lebih. Namun ternyata banyak juga artis Hollywood yang aktif di Google+ dan memiliki banyak follower, seperti Britney Spears, Snoop Dogg, Larry Page, Ashley Tisdale, dan Hugh Jackman. Sementara itu, rasio pengguna Google+ antara lain adalah 69,3% pria dan 29,3% wanita.

Kini Anda sudah mengetahui kelebihan dari Google+, masih tidak tertarik untuk beralih ke jejaring sosial yang satu ini?

source : https://www.merdeka.com/teknologi/20-kelebihan-yang-dimiliki-google.html
Kelebihan yang dimiliki Google+ dibandingkan Facebook dan Twitter Kelebihan yang dimiliki Google+ dibandingkan Facebook dan Twitter Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 9:11 PM Rating: 5

Penjelasan Tentang Crypto Currency

mungkin anda masih ada yang belum tau apa itu Crypto Currency saya coba jelaskan satu satu ya. Semoga anda sekalian bisa faham dengan apa yang saya jelaskan.


Kriptografi

Kriptografi itu merupakan keahlian atau cara cara untuk mengamankan komunikasi terhadap pihak ketiga. Bahasa lainnya yakni Enkripsi. Jadi dengan adanya kriptografi, pengiriman pesan dapat dilakukan dengan aman tanpa adanya gangguan dari pihak ketiga. Yang dimaksud pihak ketiga ya seperti hacker, dkk.

Currency / Mata Uang

Mata uang yaitu alat pertukaran yang berlaku dimasyarakat. Terkenal di zaman kita dengan nama Duit/Uang. Sebenernya ada macam macam mata uang pada zaman dulu. Lebih lanjut silahkan anda kunjungi Wikipedia .

Lalu Apa Cryptocurrency ?

Cryptocurrency merupakan mata uang virtual yang digunakan sebagai mata uang alternatif yang biasanya bersifat desentralisasi. Artinya tidak ada satu pihak yang mengatur baik dari pemerintahan ataupun si pencetus Cryptocurrency itu sendiri.

Apa Saja Macam macam Cryptocurrency ?

Macam macam Cryptocurrency ada banyak sekali. nanti akan saya bahas satu satu. diantaranya :

  • Bitcoin
  • Litecoin
  • Bitcoin Cash
  • Ethereum
  • Dash

Legalitas dari Cryptocurreny ?

Ini yang menjadi bahan perbincangan banyak orang. Sebagian negara menganggap Cryptocurrency adalah illegal, ya mungkin karena tidak dikeluarkan oleh pihak perbankan setempat. Tetapi ada juga yang me-legalkan Cryptocurrency sehingga ini masih menjadi perdebatan di dunia.
Tapi menurut saya ini sebuah inovasi yang keren karena kita bisa transaksi dimana saja dan kapan saja dengan aman. Kalo menurut anda sekalian ?

Kesimpulan

Dengan beberapa penjelasan diatas saya menarik kesimpulan kalau cryptocurrency ini merupakan uang masa depan. Soalnya kita banyak dimudahkan dengan mata uang virtual. Ya mungkin dengan menambahkan sedikit peraturan peraturan mungkin nanti ada Cryptocurreny buat orang indonesia.

Silahkan bagi anda yang berkenan untuk meninggalkan komentarnya.
Penjelasan Tentang Crypto Currency Penjelasan Tentang Crypto Currency Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 1:00 AM Rating: 5

Pengertian Logika dan Algoritma Pemrograman

Pengertian Logika Dan Algoritma


Logika dan Algoritma diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi

Logika berasal dari kataYunani kuno (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa


Pada Merriam-Webster's Collegiate Dictionary, istilah algoritma diartikan sebagai prosedur langkah demi langkah untuk memecahkan masalah atau menyelesaikan suatu tugas

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan algoritma sebagai urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah

Algoritma adalah urutan langkah - langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Logis merupakan kunci dari sebuah algoritma. Langkah - langkah dalam algoritma harus logis dan bernilai benar atau salah. Dalam ilmu komputer Algoritma dikenal dengan langkah-langkah komputasi yang terdiri dari masukan dan keluaran. Karena itu Algoritma biasanya dijadikan dasar atau pengantar bahasa pemrograman (misalnya Pascal) dalam study yang berkecimpung atau berhubungan dengan ilmu komputer. Misalnya Teknik Informatika.

Seperti yang telah diketahui bahwa komputer memerlukan instruksi yang berupa langkah-langkah pengurutan sehingga sebuah prosedur dapat dijalankan. Nah, prosedur yang berisi langkah-langkah penyelesaian masalah inilah yang disebut dengan Algoritma. Jadi, Sebelum masuk kepada tahap pemrograman komputer dengan bahasa pascal/lainnya ada baiknya mempelajari Algoritma yang merupakan pengantar kepada pemrograman komputer tersebut.

Algoritma terdiri dari beberapa notasi yaitu Deskriptif, Bagan-alir, dan Pseudo-Code. Namun yang paling mirip dengan bahasa pemrograman pascal adalah notasi Pseudo-Code. Karena pada notasi ini sedikit menyerap bahasa Pascal. Meskipun tidak semua tata cara penulisan/aturan dalam bahasa pascal diikuti. Algoritma dalam notasi ini sangat cocok untuk lebih mudah memahami atau menjalankan pemrograman dalam bahasa Pascal.

Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis.

Kriteria Pemilihan Algoritma
  1. Ada Output, mengacu pada definisi algoritma, suatu algoritma haruslahmempunyai output yang harus merupakan solusi dari masalah yang sedang diselesaikan
  2. Efektifitas dan Efesiensi, Dikatakan efektif jika algoritma tersebut menghasilkan suatu solusi yang sesuai dengan masalah yang diselesaikan dalam arti algoritma harus tepat guna. Dikatakan efisiensi jika waktu proses suatu algoritma relatif lebih singkat dan penggunaan memori komputernya lebih sedikit
  3. Jumlah Langkahnya Berhingga, maksudnya adalah barisan instruksi yang dibuat harus dalam suatu urutan tertentu atau harus berhingga agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan tidak memerlukan waktu relatif lama
Keuntungan Pembuatan Algoritma
  1. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang telaksanakannya.
  2. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
  3. Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama
Sifat - Sifat Algoritma
  1. Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
  2. Langkah atau Instruksi harus Jelas,
  3. Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
Fungsi dari Logika
  1. Membentuk setiap orang yang mempelajari logika untuk berfikir secara rasional, kritis, lurus, ketat, tertib, dan metodis.
  2. Meningkatkan kemampuan secara format dan objektif.
  3. Menambah kecerdasan dan meningkatkan kemapuan berfikir secara tajam dan mandiri.
  4. Memaksa dan mendorong untuk berpikir sendiri dengan menggunakan akses akses sistematis.
  5. Meningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan befikir, kekeliruan, serta kesesata.
  6. Mampu melakukan analisis terhadap suatu kejadian.
Contoh gambar Struktur "LOGIKA ALGORITMA"

tahap penyelesaian masalah


apa fungsinya kita menggunakannya, fungsinya yaitu :
  • Memperkuat cara berfikir kita untuk menyelesaikan suatu masalah
  • Membantu otak agar berfikir panjang
  • Memperkuat analisis ketika pembuatan program
  • Memperluas space berpikir
Pengertian Logika dan Algoritma Pemrograman Pengertian Logika dan Algoritma Pemrograman Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 1:00 AM Rating: 5

Coin XCM Akan Jadi Cryptocurrency Baru

11:49 PM
Saya belum kembali ke Raiblocks dan juga Mrai. Hari ini saya mempunyai beberapa informasi tentang Community Day (XCM) boot. Diperkirakan oleh sumber dari telegram awal minggu depan di Halloween 31 Oktober, Komunitas (XRM) akan dimulai dan orang akan menghasilkan uang dengan menggali XCM seperti sebelumnya dengan XRB.

Gambar terkait

Community (XCM) adalah pendahulu Raiblocks dan mereka mengatakan akan melakukan upgrade ke FORK SITE. Sebelumnya, BTC juga merupakan Fork Site. Bagaimanapun, ini adalah kabar baik karena nilai koin XRB dan XCM akan dinaikkan. Karena kurang online selama jam kerja, ada pertanyaan tentang XRB Community (XCM) yang dapat dibahas dalam artikel ini untuk bertukar informasi. Anda memiliki lebih banyak informasi tentang Komunitas (XCM) tolong berikan lebih banyak !!! TERIMA KASIH SEMUANYA !!!
Coin XCM Akan Jadi Cryptocurrency Baru Coin XCM Akan Jadi Cryptocurrency Baru Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 11:49 PM Rating: 5

Sukses Berkarier Tanpa Gelar Sarjana Sofian Hadiwijaya


Sofian Hadiwijaya suka mengutak-atik komputer, sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dia memelajari cara meng-install permainan dengan berbekal majalah komputer saja. Dia mulai belajar pemrograman secara otodidak, saat mengerjakan tugas teman yang kuliah teknologi informatika.

Sofian sendiri pernah mengenyam pendidikan teknik industri. Namun, dia tidak pernah lulus kuliah. Meski belum menyandang gelar sarjana, tapi Sofian sudah pernah bekerja di aneka perusahaan besar hingga menjadi co-founder beberapa startup. Kini dia adalah co-founder Pinjam Indonesia. Dia belajar banyak hal mulai dari nol, menyerap berbagai bidang ilmu dan sukses dengan caranya sendiri. Simak kisah jatuh bangun Sofian dalam meniti karier.

Apa cita-cita Anda semasa kecil?

Waktu SD dan SMP, saya bercita-cita ingin menjadi profesor. Saya juga menyukai segala sesuatu tentang robot karena sering nonton Power Ranger dan Robocop. Jiwa maker sudah ada dalam diri saya sejak kecil.

Dulu saya juga jadi “teknisi” di antara teman-teman. Saya sering memperbaiki mainan anak yang rusak. Mulai dari pistol-pistolan sampai Nintendo. Saya juga memodifikasi Tamiya agar bisa lari cepat pada saat ikut lomba. Body Tamiya dikerik pakai cutter sehingga tipis. Saya tidak pernah belajar teori (aerodinamika). Hanya berpikir bagaimana mengurangi beban mobil agar ringan.

Lalu saya tanya kepada ayah: “Bagaimana cara untuk bikin robot?” Ayah lalu mengarahkan agar saya berkuliah di ITB (Institut Teknologi Bandung). Sebab, banyak mahasiswa ITB yang bisa membuat robot. Untuk bisa kuliah di ITB, saya harus keluar dari kampung dan bersekolah di SMA di kota Palembang.

Lalu, sejak kapan Anda mulai mengutak-atik komputer?

Pada saat duduk di kelas 6 SD, anak-anak lain dimanjakan oleh PlayStation. Ayah saya juga menawarkan dua pilihan pada saya: “Mau beli PlayStation atau komputer?” Saya memilih komputer. Sebuah barang langka bagi orang-orang di kampung. Di situlah awal mula kecintaan saya pada komputer.

Orangtua juga mendukung saya. Ayah saya keren. Walaupun tidak mengerti komputer, tetapi beliau mendukung saya dengan berlangganan majalah komputer. Dari majalah tersebut, saya belajar meng-install emulator PS di komputer. Sampai akhirnya komputer saya meledak karena terlalu lama dipakai bermain.

Akhirnya saya bilang kepada ayah kalau ingin merakit PC. Saya pun pergi ke kota untuk membeli berbagai perangkatnya. Setelah itu, kegiatan saya lebih banyak ngoprek hardware bukan aplikasi.

Jadinya, Anda ini lebih suka jadi maker atau programmer?

Intinya saya suka ngoprek hardware atau software. Berdasarkan trial and error saja.

Akhirnya, Anda malah berkuliah di jurusan teknik industri. Bagaimana ceritanya?

Waktu SMA ada pelajaran programming. Saya selalu gagal dalam pelajaran (bahasa pemrograman) Pascal. Sehingga memupus harapan mendalami ilmu komputer. Lalu, saya memilih jurusan elektro dan fisika ITB. Sebenarnya saya bisa masuk ke jurusan fisika ITB. Tapi, teman-teman di sana bilang kalau sebenarnya lulusan teknik industri adalah yang menjadi “mandor” semua pegawai di bidang teknik. Jadi, akhirnya saya pindah ke jurusan teknik Industri di Universitas Bina Nusantara.

Bagaimana Anda kembali ke jalur IT?

Pada masa awal kuliah di Binus, perekonomian keluarga memburuk. Saya dituntut untuk cari uang sendiri di Jakarta. Salah satu cara termudah untuk mendapat uang adalah mengerjakan tugas orang lain. Kebetulan, teman-teman satu kos adalah mahasiswa IT dan tugas mereka banyak. Saya jadi belajar pemrograman. Saya bisa karena kepepet.

Pada 2009, saya mengikuti tes untuk menjadi pengajar IT di Binus Center. Saya butuh pekerjaan yang pasti agar bisa mendapatkan uang. Awalnya, saya hanya menjadi asisten pengajar. Namun, dalam waktu beberapa bulan, saya bisa menjadi mengajar sendiri.

Bagaimana bisa menjadi pengajar IT kalau Anda sendiri tidak kuliah IT?


Seorang teman membantu saya sehingga lolos tes menjadi pengajar di Binus. Selain itu, setiap kali saya mengajar, selalu membawa laptop. Jadi, kalau ada orang yang bertanya, saya bisa cari jawabannya di Google.

Pada tahun pertama, saya mendapat penghargaan sebagai instruktur terbaik di Binus Center. Sebab, menurut murid, saya tidak pernah tidak bisa menjawab pertanyaan mereka. Padahal semua itu karena Google.

Bagaimana dengan kuliah Anda sendiri?

Orangtua selalu bilang bahwa mereka masih bisa bertahan hidup di kampung. Tapi saya tidak ingin menyusahkan orangtua (dengan biaya kuliah). Saya juga sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Akhirnya, setelah kuliah 2 semester, saya berhenti. Saya drop out dari kampus pada 2010 karena syarat jumlah SKS tidak mencukupi.

Lalu, bagaimana Anda bisa mendapat pekerjaan lain tanpa ijazah S1?

Banyak perusahaan yang minta tenaga pengajar dari Binus Center. Sebagai instruktur terbaik, saya yang mendapat kesempatan untuk mengajar di berbagai perusahaan. Mulai dari Pertamina, Bank Mandiri hingga Bank Indonesia. Saya sering mendapat tawaran pekerjaan dari perusahaan-perusahaan tersebut. Namun selalu terkendala ijazah.

Sampai suatu hari saya mengajar di perusahaan semen Holcim. Mereka menawarkan saya untuk mengerjakan sebuah proyek. Lalu mereka menawarkan pekerjaan. Mereka bilang tidak terlalu mempermasalahkan ijazah. Jadi, setelah saya menyelesaikan kontrak di Binus Center, saya lalu pindah ke Holcim sebagai market analyst.

Bagaimana Anda bisa jadi market analyst sedangkan Anda tidak puya latar belakang pendidikan tersebut?

Awalnya mereka menanyakan posisi yang saya inginkan. Saya bilang ingin jadi system analyst. Tapi, mereka bilang ada posisi lowong sebagai market analyst. Saya juga bisa melakukan pekerjaan menganalisa. Pada saat itu, saya tidak berpikir hal lain selain uang. Mereka mau memberi gaji lebih tinggi dari pendapatan saya di Binus Center.

Selama di Holcim, saya belajar lagi dari nol. Saya tidak menangani teknologi sama sekali. Saya bergulat dengan statistik. Saya juga mendapat pengetahuan tentang pemasaran. Saya tau perbedaan sales dan marketing. Saya juga jadi punya kemampuan menganalisa. Saya pun mengetahui industri semen lebih dalam.

Untungnya rekan kerja mau mengajarkan hal tersebut. Teman-teman saya kebanyakan lulusan terbaik dari ITB, Universitas Indonesia dan bahkan dari universitas di Belanda. Saya tidak merasa minder. Kalau mereka tanya tentang kuliah, saya akan menjawab: “masih kuliah di teknik industri.”

Selain itu, di Holcim ada roadmap karier. Ada langkah-langkah dan poin yang harus dicapai untuk menjadi manajer di Holcim. Mereka juga ada Holcim Academy. Di sana, saya belajar berbagai soft skill seperti problem solving.

Semua pengetahuan itu berguna saat saya membuat perusahaan startup.

Setelah belajar industri semen, lalu Anda melompat ke sektor pertambangan. Bagaimana ceritanya?

Sewaktu kuliah di teknik industri, ada kuliah programming juga. Saya hanya masuk satu kali, kenalan dengan asisten laboratoriumnya. Saya tidak pernah masuk kelas lagi, tapi mengumpulkan tugas akhir. Ternyata tugas akhir saya paling bagus dan aslab tersebut mengingat nama saya.

Dia bekerja di sebuah kontraktor tambang baru, PT Harita Panca Utama sebagai manajer IT. Dia lalu menghubungi saya untuk bekerja di sana. Dia tau saya bekerja di Holcim dan menawarkan gaji dua kali lipat jika saya mau pindah ke Harita sebagai IT Supervisor. Lagi-lagi saya hanya melihat uangnya, jadi tanpa pikir panjang memutuskan untuk pindah kerja.

Di Harita, saya ikut memulai perusahaan dari nol. Saya yang membuat semua sistem IT, menentukan jaringan komunikasi di site pertambangan di Kalimantan. Di sana, saya uga belajar ilmu radio. Saya juga jadi tau software apa saja yang dibutuhkan di industri ini. Saya belajar mencari cara agar kerja truk dan eskavator lebih efisien. Saya bisa memadukan ilmu optimalisasi dari Holcim dengan teknologi.

Setelah bekerja di pertambangan, saya merasa sudah punya cukup uang dan ingin membuat perusahaan sendiri.

Lalu, Anda membuat perusahaan sendiri?


Saya mencari partner dan kami membentuk software house Crazy Hackerz pada 2012. Kami sebenarnya perusahaan “palu gada”, kami mau mengerjakan semua proyek IT seperti aplikasi, web, dekstop. Sampai akhirnya, pada 2013, kami membuat produk sendiri. Pada tahun tersebut, kami launching utees.me, untuk membuat kaos secara online.

Kenapa Anda akhirnya memutuskan untuk keluar dari Crazy Hackerz?


Saya belajar tentang startup dari buku-buku. Ada quote yang menyebut bahwa startup adalah perusahaan yang going faster. If you are not fast enough, jangan melabeli perusahaanmu sebagai startup. Kedua, startup itu adalah temporary business model. Sebab, mereka tidak tau model bisnis seperti apa. Sebagian orang terlalu memikirkan model bisnis sehingga lambat untuk launching. Dari dua quote tersebut, saya berpikir agar startup bisa grow fast enough, maka butuh funding.

Saat membuat utees.me, beberapa partner saya merasa tidak butuh pendanaan karena merasa uang masih ada. Namun, dana sendiri tentu terbatas. Makanya, pikiran kami tidak sejalan.

Saya juga ingin mengikuti perkembangan startup sebenarnya. Saya berpikir ilmu masih kurang. Maka, pada 2015, saya keluar dari Crazy Hackerz dan melamar ke semua startup yang ada.

Bagaimana Anda mendapat pekerjaan di startup lain?


Saya mengenal Willson Cuaca, yang punya East Venture. Dia menawarkan saya bekerja di East Venture. Dia minta saya membantu membangun teknologi di startup yang diakuisisi. Tapi, saya merasa belum berpengalaman. Saya ingin bekerja untuk startup. Akhirnya Willson membantu saya. Dia bilang ke semua founder startup yang dikenalnya kalau saya orang yang berkualitas dan sedang mencari pekerjaan.

Akhirnya, saya di-interview oleh berbagai perusahaan startup. Saya diwawancarai oleh founder-nya langsung. Melangkahi HR. Mulai dari Traveloka, Tokopedia dan sebagainya. Salah satu tawaran menarik datang dari KUDO (PT Kudo Teknologi Indonesia).

Awalnya saya tidak tertarik pada Kudo karena tidak memahami bisnis perusahaan itu. “Ngapain orang belanja lewat Kudo kalau bisa belanja online?” pikir saya. Ternyata pemikiran saya salah. Founder Kudo Albert Lucius menjelaskan pada saya bahwa selama ini penjualan di toko kelontongan tidak tercatat. Data Nielsen tidak menggambarkan yang sebenarnya. Kudo hadir untuk mencatat transaksi tersebut dengan memfasilitasi mereka untuk berjualan online.

Lalu, Albert menawarkan saya untuk bisa melakukan banyak hal di Kudo. “Saya ada engineer. Kamu bisa ngurusin semua engineer,” kata Albert kepada saya. Tawaran ini menarik karena saya memang mau belajar startup, me-manage orang.

Akhirnya saya bekerja di Kudo. Saya dibebaskan untuk melakukan banyak hal. Saya lebih banyak melakukan research and development, memperbaiki teknologinya, belajar bisnis sampai mewawancarai head of digital, membentuk tim digital sebelum Kudo go digital. Saya juga merasa memiliki Kudo. Mereka sering mengajak saya bertemu partner dan sebagainya.

Kenapa Anda meninggalkan Kudo pada akhirnya?


Pada Januari 2016, Founder Pinjam Indonesia (pinjam.co.id) Teguh Ariwibowo menawarkan saya pekerjaan dengan posisi sebagai co-founder untuk membenahi sisi teknologi. Namun, saya bilang,”Kalau belum dapat funding, saya tidak mau bergabung. Sebab, uang kamu akan habis untuk membayar gaji saya saja.” Akhirnya, pada Mei 2016, Pinjam mendapat pendanaan dan Teguh menagih janji saya.

Sebenarnya, hati saya terketuk untuk bekerja di Pinjam. Sebab, keluarga saya pernah mengalami masalah keungan akibat rentenir. Kalau saya bisa memberikan feedback kepada Pinjam, artinya saya memfasilitasi orang-orang kalangan bawah yang tidak punya akses ke bank (untuk mendapat uang/pinjaman). Mereka tidak perlu merasakan apa yang saya alami. Akhirnya, saya mulai bekerja di Pinjam sejak Juli 2016.

Anda pernah menghadapi rintangan mendapat pekerjaan karena tidak punya ijazah S1. Tapi, ternyata, ada juga orang seperti Anda yang bisa sukses seperti sekarang tanpa gelar sarjana. Berdasarkan pengalaman selama ini, menurut Anda, seberapa penting pendidikan dan titel seseorang?

Saya tidak memandangnya (tanpa gelar sarjana) sebagai hambatan. Setiap orang punya rezeki masing-masing, di manapun jalannya. Saya tidak ada niat untuk lanjut kuliah. Mungkin saya memang ditakdirkan menjadi pengusaha. Bill Gates bilang, tidak apa-apa jika harus DO, tapi mempekerjakan orang-orang yang lulus kuliah. Sebab orang yang lulus pasti bisa kerja. Sedangkan orang yang tidak lulus, belum tentu bisa kerja (di perusahaan) karena tidak taat dengan aturan.

Menurut saya, kita tidak boleh minder. Kalau kita tidak mau dianggap kecil oleh orang lain, maka kita tidak boleh mengecilkan diri sendiri. Maka, saat bertemu “orang besar”, kita harus menganggap mereka setara. Misalnya, saat saya kerja di Holcim, rekan kerja adalah lulusan dari ITB, universitas di Belanda dan Amerika. Kami mengobrol dan bertukar pikiran seperti biasa.

Selama menjalani karier, siapa bos yang paling berpengaruh buat Anda?


Waktu di Holcim, saya mengenal Deananda Sudijono. Dia atasan yang mengayomi, mau berbagi informasi dan transparan. Dia selalu bilang bahwa kita tidak bisa bantu orang lain dengan bertanya ke internet. Kita harus bertanya langsung kepada orang (yang ingin dibantu). Maka, kita harus terjun ke lapangan.

Jadi, pada saat bekerja di Kudo pun, saya jalan ke agen. Ternyata mereka butuh chatting. Maka kami buat menu inbox di aplikasinya.

Apa visi karier Anda ke depan? Apakah Anda akan meninggalkan Pinjam juga?

Sekarang saya ingin memperbaiki semuanya dulu. Mereka juga butuh saya sebagai CTO (Chief Technology Officer) untuk berhadapan dengan investor dan partner. Kalau Pinjam sudah besar, bisa autopilot, semua teknologi sudah bagus, ada CTO lain yang bisa menggantikan, saya akan mundur. Mungkin menjadi komisaris atau advisor saja.

Kehidupan startup tidak ada yang pasti. Jadi sebaliknya, jika Pinjam tidak bisa fundraising, maka artinya telah gagal dan harus tutup. Saya juga akan berhenti.

Apakah Anda akan membuat startup baru?
Saya ingin bisnis offline, bukan technology base. Saya ingin tinggal di kampung, mengurus perkebunan. Mungkin memilih opsi tanaman komoditas seperti padi, jagung atau bawang.

source : http://www.qerja.com/journal/view/3497-sofian-hadiwijaya-sukses-berkarier-tanpa-gelar-sarjana/
Sukses Berkarier Tanpa Gelar Sarjana Sofian Hadiwijaya Sukses Berkarier Tanpa Gelar Sarjana Sofian Hadiwijaya Reviewed by Diyah Ayu P Putri on 1:00 AM Rating: 5
Powered by Blogger.